Instalasi Joomla 1.5x dan WampServer 2.0

Belajar mengelola blog bisa dilakukan secara offline, seperti WordPress misalnya atau Joomla!. Namun, agar blog tersebut bisa dijalankan secara offline, dibutuhkan aplikasi web server seperti Wamp atau Xamp.

Namun, pada tutorial ini aplikasi web server yang saya gunakan adalah WampServer versi 2.0.

Instalasi WampServer 2.0

1. Dari Windows Explorer, jalankan file Wamp Server 2.0.

    clip_image002

2. Selanjutnya, klik tombol Next.

    clip_image004

3. Pilih I accept the agreement, lalu klik tombol Next.

    clip_image006

4. Pilih lokasi tempat WampServer akan diinstal (untuk merubah lokasi, klik tombol Browse), lalu klik tombol Next.

    clip_image008 clip_image010

    clip_image012

5. Klik tombol Next.

    clip_image014

6. Klik tombol Install, tunggu sampai proses instalasi selesai.

    clip_image016 clip_image018

7. Jika Firefox telah terinstal, maka akan tampil kotak dialog seperti di bawah ini. Klik tombol Yes untuk menjadikan Firefox sebagai browser default.

    clip_image020

8. Jika tampil kotak dialog seperti di bawah ini, klik tombol Unblock.

    clip_image022

9. Biarkan isian SMTP dengan localhost, lalu masukkan email yang akan digunakan sebagai email default. Klik tombol Next.

    clip_image024

10. Instalasi selesai, aktifkan tanda centang Launch WampServer 2 now, lalu klik tombol Finish.

    clip_image026

Instalasi Joomla 1.5x

1. Copy paket Joomla, lalu paste pada folder www dalam folder Wamp.

    clip_image028

2. Ekstrak (urai) paket Joomla pada folder www seperti gambar di bawah ini:

    clip_image030 clip_image032

3. Jalankan Mozilla Firefox, lalu pada address bar ketikkan http://localhost/joomla

    clip_image034

4. Pilih bahasa English (United Kingdom), lalu klik tombol Next.

    clip_image036

5. Tampilan Pre-installation Check, klik tombol Next.

    clip_image038

6. Klik tombol Next.

    clip_image040

7. Pada Database Configuration, atur Database Type dengan mysql, Host Name dengan localhost, User Name dengan root, dan Database Name dengan joomla.

    clip_image042

8. Pada FTP Configuration biarkan seperti adanya, lalu klik tombol Next.

    clip_image044

9. Selanjutnya, atur nama situs, email, password admin, lalu klik tombol Install Sample Data.

    clip_image046 clip_image048

10. Setelah instalasi Joomla selesai, hapus folder Installation yang ada pada folder “wamp/www/joomla” melalui Windows Explorer.

    clip_image050

11. Untuk masuk ke Dasbor Admin Joomla, klik tombol Admin.

    clip_image052 clip_image054

12. Tampilan Dasbor Admin Joomla.

    clip_image056

Rujukan: dari berbagai sumber.

Tulisan ini adalah salah satu bahan ajar yang saya gunakan untuk materi TIK di MA Darut Taqwa Sengonagung.

About HSR

biasa aja
This entry was posted in Blog, Tutorial and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s