Membuat Presentasi Sederhana dengan Macromedia Flash

  1. Buat sebuah dokumen baru dengan ukuran 800 x 600 pixel dan frame rate 25 fps (jika Anda menggunakan Adobe Flash CS, maka pilih Create New Flash File [ActionScript 2.0])
  2. Buat 3 buah layer, layer paling atas beri nama “action layer”, layer kedua beri nama “tombol”, layer ketiga beri nama “isi”.

  3. Pada layer “tombol”, buatlah 4 buah button. Atur sesuai dengan selera anda, misalnya seperti gambar di bawah ini:

  4. Pada layer “isi”, aktifkan Text Tool, lalu ketikkan pada stage misalnya “MENU 1”. Anda dapat menambahkan gambar atau objek shape sesuai dengan kebutuhan dan selera, misalnya seperti gambar di bawah ini:

  5. Dengan layer “isi”, Insert Keyframe pada frame 10, aktifkan Text Tool, ubahlah teks “MENU 1” menjadi “MENU 2”
  6. Dengan layer “isi”, Insert Keyframe pada frame 20 lalu ubah teks “MENU 2” menjadi “MENU 3”
  7. Dengan layer “isi”, Insert Keyframe pada frame 30, lalu ubah teks “MENU 3” menjadi “MENU 4”

    (untuk langkah 5 sampai langkah 7, anda dapat melalukan modifikasi dari isi masing-masing menu tersebut, sesuai kebutuhan dan selera serta imajinasi anda)

    Seluruh frame kunci (keyframe) pada layer “isi” yang telah dibuat tadi, pada timeline akan tampak seperti gambar di bawah ini:

  8. Klik frame 1 layer “isi”, maka secara otomatis objek-objek yang ada pada area kerja (stage) menjadi terseleksi. Tekan F8 (Convert to Symbol), lalu pilih movie clip.
  9. Masih dengan layer “isi”, klik kanan pada frame 9, kemudian pilih Insert Keyframe (tekan F6).

  10. Masih dengan layer “isi”, klik frame 1, aktifkan Selection Tool, lalu klik objek movie clip yang ada pada stage, buka panel Properties (tekan Ctrl+F3), ubah Color-nya menjadi Alpha dengan nilai alpha mount menjadi 0%.
  11. Masih dengan layer “isi”, blok seluruh frame 1 sampai frame 9, klik kanan pada frame tersebut, lalu pilih Create Tween Motion.

  12. Masih dengan layer “isi”, ulangi langkah 8 sampai langkah 11 frame-frame selanjutnya. Maka pada timeline, frame-frame kunci akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

    NB: Untuk objek yang berada di frame 30, setelah di-convert to symbol menjadi movie clip, Insert Keyframe pada frame 40, lalu objek pada frame 30 ubah Color Setting-nya menjadi Alpha dengan nilai Alpha Mount 0%, kemudian blok seluruh frame 30 hingga frame 40, klik kanan lalu pilih Create Motion Tween

  13. Aktifkan layer “button”, lalu klik kanan pada frame 40, pilih Insert Frame (tekan F5)
  14. Masih dengan layer “button”, aktifkan Selection Tool, pilih button pertama (dalam contoh ini button MENU 1), lalu buka panel Action (tekan F9). Kemudian ketikkan script button berikut:

on (release) {

gotoAndPlay (1) }

  1. Klik button kedua (button MENU 2), buka panel Action, lalu ketikkan script berikut:

on (release) {

gotoAndPlay (10) }

  1. Klik button ketiga (button MENU 3), buka panel Action, lalu ketikkan script berikut:

on (release) {

gotoAndPlay (20) }

  1. Klik button keempat (button MENU 4), buka panel Action, lalu ketikkan script berikut:

on (release) {

gotoAndPlay (30) }

  1. Aktifkan layer “action layer”, Insert Keyframe pada frame 9, frame 19, frame 29, dan frame 40.
    1. Masih dengan layer “action layer”, klik frame 9, lalu buka panel Action, kemudian ketikkan script berikut:

    stop()

    Untuk keyframe frame 19, frame 29, dan frame 40, ketikkan script tersebut seperti pada frame 9.

    TAMBAHAN

    • Anda dapat menambahkan script berikut ini pada frame 1 layer “action layer”:

    fscommand (“fullscreen”, “true”)

    fscommand (“allowscale”, “true”)

    • Anda juga dapat menambahkan background music pada presentasi Anda dengan menyisipkan musik dan menambahkan script berikut ini di bawah script fscommand:

    fscommand (“fullscreen”, “true”);

    fscommand (“allowscale”, “true”);

    musiksaya = new Sound;

    musiksaya.attachSound (“nama_identifier_musiksaya”);

    musiksaya.setVolume (90);

    musiksaya.start (0, 999);

    • Untuk layer “isi”, anda bisa memecahnya masing-masing isi menu dari layer tersebut seperti gambar di bawah ini:

    • Agar tidak terjadi kesalahan dalam pengetikan script pada panel Action, yang perlu diperhatikan adalah huruf besar dan huruf kecil dari script tersebut. Demikian halnya dengan jenis-jenis script, misalnya anda sedang menulis script button, pastikan pada panel action muncul tulisan Actions – Button pada bar panel Action, seperti gambar di bawah ini:


    Ditulis berdasarkan beberapa rujukan

About HSR

biasa aja
This entry was posted in Flash and tagged , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Membuat Presentasi Sederhana dengan Macromedia Flash

  1. septsepptt says:

    makasi gan ilmunya😀

  2. asep kamal says:

    dalam menulis huruf arab di macromedia ketika dipublish hurufnya jadi terpisah-pisah dan terbalik, bagaimana caranya? terima kasih

    • HSR says:

      Gunakan tipe Dynamic Text, jangan Static Text (untuk merubahnya, klik teks area lalu ubah pada panel propertiesnya menjadi Dynamic Text).
      Semoga bisa membantu…

  3. EghyR01 says:

    Terima Kasih Pak Atas tutorialnya ..
    artikel yang sangat bagus ..

  4. Cici says:

    Bagamana cara merubah huruf dinamik ke statik ,,tpi kertika sdh rubah saat publis malah hurufnya tertendes dri awal frame sampe akhir

    • HSR says:

      klik teks dinamis yang hendak diganti ke statis, pada Properties panel ubah tipe teks dari Dynamic Text menjadi Static Text.

      tpi kertika sdh rubah saat publis malah hurufnya tertendes dri awal frame sampe akhir

      yang ini saya kurang paham maksud Anda…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s